Pada postingan kali ini, saya tertarik untuk membahas istilah waktu adalah uang. Kita tidak mengetahui wujud sebuah waktu, waktu hanya terlintas dalam pikiran dan ditandai dengan pergerakan matahari. Dalam banget ya.. soalnya waktu tidak bisa didefinisikan dengan gampang..

Semua hal membutuhkan waktu, tidak peduli apa pun itu. Mau itu membuat kue, membuat kerajinan tangan, berpikir, menulis, berkomunikasi, persiapan, ibadah, bepergian, menelpon, dan lain-lain, tidak luput dari waktu. Dan yang membuat lebih rumit, waktu itu terbatas dan tidak berulang..

Apa pun itu satu titik waktu hanya bisa dilalui dengan satu tindakan yang berarti semakin efektif kita menggunakan waktu yang ada maka akan semakin banyak hal yang dapat kita lakukan dalam kurun waktu tertentu..

Pernah seorang teman membuat alokasi waktu per hari, dari mulai waktu yang terpakai untuk tidur, waktu untuk makan, waktu untuk santai, waktu untuk ibadah, dan tahu-tahunya bila disisakan maka tidak ada waktu untuk belajar. Sebenarnya sih teman saya itu cuma cari alasan untuk membenarkan IPK-nya yang jeblok.

Orang yang berhasil memanfaatkan waktu dengan baik, maka mereka berarti memanfaatkan peluang sebaik-baiknya. Mengacu pada waktu yang terbatas, maka bila kita bisa benar-benar memanfaakan waktu untuk focus terhadap suatu usaha maka hasilnya akan cepat muncul, sebaliknya bila seseorang selalu mengulur waktu untuk suatu usaha yang sama maka hasilnya pun akan lama didapatkannya..

Nah, selisih waktu tersebut adalah keuntungan dari orang yang fokus. Tinggal kalikan selisih waktu tersebut dengan keuntungan per periode tertentu, maka akan kita dapatkan jumlah uang per waktu. Itulah alasan yang melatarbelakangi munculnya istilah waktu adalah uang.